Powered By Blogger
Tampilkan postingan dengan label Bramadiar Surya W. XI IPA 1. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bramadiar Surya W. XI IPA 1. Tampilkan semua postingan

Jumat, 19 Oktober 2012

Sepatu ber-GPS

Hal yang paling ditakutkan ketika mengunjungi suatu daerah yang belum pernah didatangi sebelumnya adalah tersesat. Seringkali kaki salah melangkah yang mengakibatkan seseorang semakin tersesat jauh. 

Hal inilah yang mungkin membuat seorang Dominic Wilcox merancang sebuah sepatu yang dilengkapi dengan GPS. Cara kerja dari sepatu sangat mudah, dengan hanya menekan sepatu pada bagian tumit, maka sepatu ini dapat mengantarkan si pemakai ketempat tujuan. 


Namun sebelum itu, si pemakai sepatu harus terlebih dahulu memasukkan lokasi-lokasi yang diinginkan ke dalam peta dan diunggah melalui USB ke sepatu. Dan penekanan sepatu pada tumit berarti memerintahkan agar sistem GPS di sepatu aktif. 

Para pengguna yang merasa telah tersesat dapat melihat lampu LED yang terletak ditutup kaki. Lampu ini nantinya akan menunjuk kearah mana harus berjalan. Dan ketika penggunanya telah sampai di tempat tujuan, maka lampu LED berwarna hijau akan menyala. 

Bentuk sepatu ini sangat simpel, bahkan bisa dipakai dalam kegiatan sehari-hari. Dengan warna yang kalem sepatu ini cukup pantas dipakai kaum remaja bahkan seorang dewasa. Berikut proses pembuatan dan bentuk sepatu GPS tersebut.








Sumber :
forum.detik.com

6 Robot Terpintar

Perkembangan teknologi robot kian menakjubkan. Tak heran jika beberapa robot masa kini bisa bertindak seperti manusia. 

Robot canggih masa kini banyak dikembangkan di negara pusat teknologi seperti Amerika Serikat dan Jepang. Beberapa dirancang untuk membantu tugas keseharian, bahkan ada pula yang dibuat khusus untuk menjadi teman hidup manusia.

Berikut daftar beberapa robot yang dikategorikan sebagai yang terpintar:

1. Topio


Topio adalah robot humanoid yang didesain mampu menjadi atlet ping pong nan handal. Ya, robot asal Jepang ini dapat menjadi lawan yang cukup berat di meja pingpong.

Kepanjangan Topio sendiri adalah Tosy Ping Pong Playing Robot. Topio memang memiliki kecerdasan buatan yang cukup maju sehingga bisa meningkatkan skillnya dengan terus-terusan main ping pong.


2. Asimo


Asimo adalah kependekan dari Advanced Step in Innovative Mobility. Robot ini diperkenalkan pertama kali oleh Honda di tahun 2000. Ia didesain dapat beradaptasi di dunia nyata dan mampu berjalan dengan kedua kakinya.

Asimo bisa mengenali obyek bergerak, suara dan wajah manusia. Matanya berupa dua buah kamera untuk mendeteksi lingkungan serta menentukan jarak atau arah ke suatu tempat. 

Asimo bisa mengikuti seseorang dan mengintrepretasi perintah suara serta gerakan tangan. Jadi dia bisa merespon jika ada yang ingin menjabat tangannya.


3. Murata


Murata Girl, demikian nama robot asal Jepang ini. Bentuk fisik robot ciptaan perusahaan Murata Manufacturing itu seperti anak kecil. Ia mempunyai semacam sensor untuk menjaga keseimbangan tubuhnya sehingga mampu mengendalikan sepeda roda satu ke arah depan dan belakang.

Murata Girl adalah 'saudara' Murata Boy, robot ciptaan Murata Manufacturing di tahun 2005. Namun Murata Boy sepertinya kalah canggih ketimbang Murata Girl karena 'hanya' mampu mengendalikan sepeda roda dua. 

Sebuah mata elektronik yang terbuat dari sensor ultrasonik bakal memberitahu si robot agar tidak menabrak sesuatu saat sedang asyik bersepeda. Sementar otak robotiknya membantu untuk mengubah arah sepeda.


4. Violin Robot


Sesuai namanya, Violin Robot adalah robot canggih yang bisa memainkan biola. Pembuatnya adalah Toyota, produsen mobil raksasa asal Jepang. Jari-jari si Violin Robot dapat dengan lincah memainkan biola dan melantunkan nada dengan harmonis.

Robot setinggi 152 centimeter itu bisa berjalan tegak. Bahkan sebelum mulai memainkan biola, dia dapat memberikan salam berupa lambaian tangan kepada para penonton yang hadir untuk melihat kebolehannya.


5. HRP-4C


Tidak saja bisa berbicara menyapa para hadirin, robot cantik bernama HRP-4C tersebut juga diprogram sedemikian rupa sehingga gerak gerik tubuhnya mirip dengan model manusia sungguhan. Ya, ia dirancang untuk peragaan busana.

Dengan tinggi sekitar 158 cm, fisik HRP-4C mirip dengan perawakan wanita Jepang pada umumnya. Menurut para pembuatnya, bentuk si robot terinspirasi dari karakter di komik manga. Ia dikembangkan oleh National Institute of Advanced Industrial Science and Technology


6. Yurina


Robot Yurina ini dirancang untuk membantu para manula. Pembuatnya, Logic Machine menyatakan si robot sudah digunakan di rumah sakit Osaka di mana ia bisa mengangkut pasien ke tempat lain. Juga bisa membantu mandi dan mengganti popok

Si robot dapat diperintah dengan suara ataupun layar sentuh. Pengoperasiannya pun mudah, bahkan oleh orang yang sudah lanjut usia sekalipun.


Sumber :
detik.com